Makanan yang Baik dan Buruk untuk Stres Anda

Posted on

Meskipun anda sudah makan dan berolahraga secara teratur, terkadang anda masih belum bisa melepaskan diri dari serangan kecemasan dan stres. Ternyata, pola makan teratur yang didukung oleh latihan pun masih belum cukup membantu anda terhindar dari gangguan mental yang satu ini. Hal ini karena masih banyak terdapat faktor yang bisa memicu anda terkena stres, salah satunya melalui makanan yang anda konsumsi itu sendiri.

Memang terdapat makanan-makanan sehat yang dapat meringankan gejala stres dan mencegahnya datang kembali jika dikonsumsi secara tepat dan teratur. Tetapi faktanya, masih banyak makanan yang bisa memberikan efek sebaliknya: yaitu bisa memicu tubuh anda melepaskan hormon tertentu hingga akhirnya efek stres pun mendatangi anda.

Nah, dari sekian banyaknya makanan-makanan di luaran sana yang berbahaya dan menyehatkan, berikut kami berikan beberapa contoh makanan yang baik dan buruk untuk anda yang tengah menderita stres.

Makanan yang Buruk Untuk Stres

Pertama-tama, anda harus mengetahui terlebih dahulu makanan apa saja yang bisa memicu anda terkena stres, atau bahkan membuat stres anda menjadi tambah buruk.

Es Krim

Es krim yang manis dan lezat mungkin memang bisa mendinginkan mulut anda, tetapi sayangnya tidak untuk otak dan pikiran anda. Faktanya, makanan yang dikemas dengan gula rafinasi hanya akan meningkatkan kadar hormon stres saja, termasuk kortisol. Hal ini karena tubuh anda tidak akan mampu menggunakan semua gula rafinasi (kecuali anda tengah memulihkan diri dari sesi olahraga yang intens), sehingga kadar glukosa darah anda akan menurun drastis. Otak anda kemudian akan merespon kadar glukosa darah rendah tersebut sebagai ancaman, sehingga tubuh anda melepaskan lebih banyak kortisol.

Kopi

Hampir semua orang tahu bahwa kopi mampu mendorong energi anda di pagi hari, dan bahkan bisa membantu mendorong suasana hati anda dengan cara menstimulasi aktivitas dopamin, sehingga mampu menurunkan resiko anda terkena depresi. Sayangnya, dopamin ini juga dapat menumpulkan penyerapan nutrisi penting penyeimbang suasana hati seperti vitamin D dan vitamin B. Kondisi ini akan diperparah jika anda terlalu banyak memasukkan gula atau pemanis lainnya ke dalam cangkir kopi anda.

Tahu

Kacang kedelai merupakan ancaman yang sangat berbahaya ketika anda tengah dilanda stres. Misalnya, menurut pertanian.go.id, bahan baku tahu di Indonesia sebagian besar berasal dari Amerika yang diimpor ke Indonesia. Sementara itu, lebih dari 90% produk kacang kedelai di Amerika merupakan transgenik atau GMO. Dengan kata lain, setiap kacang kedelai yang anda konsumsi berbahan aktif glifosat, yaitu sejenis herbisida yang terbukti menyebabkan kekurangan gizi, terutama mineral pengatur suasana hati.

Jika anda masih tetap ingin mendapatkan asupan kacang kedelai, maka kami rekomendasikan untuk lebih memilih tempe atau natto.

Wine

Seperti yang sudah kita tahu bahwa minuman-minuman beralkohol merupakan hal yang sangat tabu di Indonesia. Bahkan banyak sekali larangan dari pemeritah untuk mengkonsumsinya secara bebas. Ternyata, aturan tersebut datang bukan tanpa alasan. Selain bisa membuat anda tak sadarkan diri, sebagian besar minuman beralkohol dapat memicu anda terkena stres.

Memang minuman beralkohol dapat menenangkan pikiran anda di awal, tetapi setelah beberapa jam kemudian, efeknya akan menjadi seperti bumerang untuk anda. Mengkonumsi wine sebelum tidur dapat menyebabkan masalah tidur, ayunan gula darah, serta dehidrasi – dimana semuanya dapat meningkatkan kadar hormon stres semakin banyak.

Diet Soda

Sama halnya seperti wine, diet soda memang mampu menenangkan pikiran anda, tetapi hanya sementara waktu. Setelah efeknya menghilang, anda akan semakin dilanda kecemasan dan tingkat stres anda semakin meningkat. Sebut saja aspartame, yaitu sejenis pemanis buatan yang dapat anda temukan dalam diet soda manapun. Aspartame tersebut telah terbukti dapat memblokir produksi serotonin neurotransmitter. Kondisi ini akan menyebabkan berbagai macam penyakit neuro, termasuk sakit kepala, insomnia, perubahan suasana hati, dan termasuk stres.

Makanan yang Baik Untuk Stres

Dari sedikitnya contoh makanan yang buruk untuk stres di atas, tentunya anda masih bisa menemukan makanan-makanan yang memberikan efek menguntungkan untuk kesehatan mental anda, dimana akan kami bahas di bawah ini.

Bayam

Ketika anda tengah menderita stres kronis, maka otak anda akan mulai memproduksi hormon stres yang berlebihan seperti adrenalin dan kortisol, sekaligus mengurangi kadar hormon perasaan bahagia yang disebut dengan dopamin dan serotonin. Untungnya, para ilmuwan percaya bahwa dengan meningkatkan asupan asam folat dapat membantu memulihkan tingkat hormon bahagia tersebut. Maka dari itu, cobalah untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung asam folat seperti bayam, buncis, asparagus, alpukat, atau brokoli.

Salmon Liar

Mengkonsumsi ikan berlemak seperti tuna dan salmon juga dapat membantu meningkatkan suasana hati anda. Ikan-ikan jenis ini dikemas dengan omega-3, yaitu sejenis asam lemak yang dapat membuat serotonin – senyawa yang membuat anda merasa bahagia – lebih mudah melewati membran sel dan memperbanyak kadarnya di sana. Keuntungan lainnya? Asam lemak omega-3 juga dapat membantu mengurangi peradangan, yaitu efek samping paling umum dari stres kronis.

Strawberry

Buah merah cerah ini tidak hanya dikemas dengan vitamin C saja, tetapi dipenuhi dengan antioksidan yang telah terbukti mampu membantu orang-orang dalam menangani situasi stres mereka. Menurut sebuah penelitian, kadar kortisol – salah satu hormon yang diproduksi ketika anda terkena stres – akan menurun secara drastis ketika seseorang mengkonsumsi vitamin C.

Coklat Hitam

Para penikmat coklat pastinya merasa senang melihat makanan favoritnya berada di daftar makanan terbaik untuk menangani stres, dan faktanya memang demikian. Tetapi pastikan anda memilih coklat yang benar-benar hitam – bukan coklat yang telah dicampir susu atau coklat putih dimana sarat akan gula rafinasi.

Coklat yang baik untuk menangani stres adalah jenis yang mengandung kokoa lebih dari 70% dimana mengandung antioksidan tinggi. Para ahli kesehatan juga membuktikan bahwa coklat hitam ini mampu menstimulasi senyawa pendorong rasa bahagia, terutama serotonin.

Paprika Merah

Sayuran berwarna merah ini mungkin memang tidak selezat biskuit yang biasa anda makan selepas pulang kerja atau beraktivitas, tetapi paprika merah memiliki kandungan yang jauh luar biasa dari sekedar ‘camilan junk-food’ yang selalu menemani hari-hari anda. Paprika merah mengandung kadar vitamin C yang sangat tinggi. Telah terbukti juga bahwa sifat antioksidan dari vitamin C tersebut mampu melawan radikal bebas dan hormon stres yang membandel.

Telur

Masih belum mampu menangani stres anda? Maka cobalah makanan lezat yang diproduksi oleh ayam betina yang satu ini. Telur sangat kaya akan vitamin D yang mampu meningkatkan suasana hati anda. Meskipun para ahli belum menemukan alasan dibalik efek tersebut, tetapi vitamin D yang juga bisa anda temukan dalam sinar matahari ini juga telah terbukti bisa meningkatkan kadar hormon perasaan baik termasuk serotonin dan dopamin di dalam otak seseorang. Ditambah lagi, telur dikemas dengan triptofan, yaitu sejenis asam amino yang dibutuhkan untuk memproduksi serotonin.