8 gejala depresi yang akan mempengaruhi kualitas hidup

Posted on

Perubahan gaya hidup yang cenderung drastis akan memunculkan fenomena baru dalam kehidupan setiap individu. Salah satunya adalah potensi deprsi yang dianggap memberikan dampak besar dalam menentukan kualitas hidup untuk jangka waktu yang cukup lama. Depresi masih dianggap sebagai permasalahan yang berakar dari pikiran yang tidak sehat. Tentu saja hal ini mempengaruhi perubahan kondisi fisik. Bahkan, beberapa orang yang mengalami depresi berat akan memiliki kemungkinan penyakit jantung yang lebih besar. Kondisi seperti ini tentu saja akan membuat anda harus memperhitungkan gejala depresi yang kadang-kadang bisa muncul. Pengetahuan tentang gejala dari depresi juga dianggap akan menentukan penanganan yang ideal.

gejala depresi

8 gejala depresi yang harus diperhatikan

Sebenarnya ada banyak gejala depresi yang memang mencerminkan kualitas hidup dari seseorang. Namun, gejala seperti itu harus menjadi pertimbangan dalam memberikan penangangan yang lebih baik. Apalagi penangangan terhadap gejala untuk masalah depresi yang lebih cepat akan membuat kondisi psikis orang itu cenderung membaik. Bila anda mengenal atau bahkan memiliki gejala dari depresi sebaiknya segera lakukan penanganan medis atau non-medis. Memang kategori dari gejala yang berasal dari depresi memang berbeda-beda. Hal ini juga akan bergantung pada kondisi dari fisik dan psikis. Berikut ini ada beberapa gejala depresi yang harus selalu diperhatikan untuk memberikan penanganan yang lebih baik, seperti:

  1. Mengalami kenaikan berat badan berlebih

Ini adalah salah satu gejala depresi yang memang dianggap memiliki dampak sangat buruk bagi kesehatan tubuh. Orang-orang yang mengalami depresi akan cenderung melakukan emotional eating. Hal ini ditunjukkan dengan mengkonsumsi nutrisi yang hanya ingin memuaskan emosi sesaat. Bahkan, sebagian orang itu menganggap bahwa dengan mengkonsumsi menu dengan rasa yang enak akan memberikan ketenangan dalam waktu yang cukup lama. Padahal jenis-jenis makanan seperti itu biasanya lebih banyak mengandung kalori atau karbohidrat dibandingkan vitamin atau protein yang memang sangat dibutuhkan metabolisme. Apalagi kondisi seperti ini masih dianggap wajar oleh beberapa individu.

  1. Sensitive terhadap rasa sakit apapun

Personal yang mengalami depresi akan menunjukkan gejala lain seperti sensitive atau lebih peka dalam merasakan sakit apapun. Ransangan seperti ini memang kerap terjadi pada individu yang mengalami perubahan pada saraf tubuh. Biasanya rasa sakit yang dialami oleh orang depresi seperti nyeri punggung, bagian leher hingga bagian kulit terluar. Semakin tinggi ransangan atau rasa sakit yang dialami oleh orang itu maka tingkat depresi juga semakin besar. Bahkan, ada beberapa orang yang mengalami depresi akut dianggap memiliki kondisi fisik yang tidak sehat karena bisa mendapatkan rangsangan sangat peka.

  1. Lebih memikirkan kehidupan maya

Gejala depresi lain biasanya yang cenderung dari gaya hidup adalah dengan lebih memilih kehidupan maya. Cara seperti ini kerap dilakukan oleh orang-orang yang lebih senang menggunakan media sosial untuk jangka waktu yang lebih lama dibandingkan harus berinteraksi dengan orang-orang yang berada di lingkungan sosial. Orang-orang seperti ini akan berusaha menciptakan dunia sendiri dengan pola yang diinginkan. Bahkan, lingkungan yang ditampilkan kadang-kadang sangat berbeda dibandingkan dengan kehidupan nyata. Depresi akut juga akan mempengaruhi pola dari kehidupan yang dijalankan dengan lebih memilih untuk berada di dunia maya. Anda bisa memperhatikan gejala ini pada orang-orang yang memang menghabiskan waktu lebih banyak untuk menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lainnya.

  1. Cenderung mudah marah

Banyak studi menunjukkan bahwa orang-orang dengan depresi tinggi akan memiliki gejala mudah marah. Bahkan, sebagian besar orang-orang itu akan mencoba untuk mencari musuh dengan melakukan perdebatan yang menganggap bahwa pendapat dirinya merasa lebih benar. Semakin sering orang itu melakukan perdebatan dari hal kecil maka ini akan menunjukkan gejala terhadap tingkat depresi yang dialami. Beberapa tindakan lain yang dipengaruhi oleh kondisi ini biasanya tidak menerima kondisi orang lain yang lebih baik. Tentu saja hal ini juga akan berdampak pada kemampuan berpikir saat menerima informasi yang berasal dari pihak luar. Orang-orang dengan tingkat depresi akan menggunakan seluruh informasi itu tanpa harus disaring terlebih dahulu.

  1. Tidak memiliki motivasi atau semangat

Malas menjadi salah satu sifat yang memang sangat manusiawi dimiliki banyak personal. Namun, bila tingkat kemalasan yang berlebihan dialami oleh seseorang biasanya akan menjadi bagian dari gejala masalah depresi. Personal yang mengalami depresi biasanya akan memiliki kecenderungan tidak mau melakukan apapun. Selain itu, diri mereka juga tidak memiliki motivasi atau semangat untuk melakukan perubahan dalam kehidupan. Mereka akan lebih memilih untuk tidur atau tidak melakukan pekerjaan apapun dan mau menerima keadaan yang sangat buruk pada kehidupan mereka. Kondisi ini justru akan membuat kualitas hidup para individu yang mengalami depresi akan semakin lebih buruk.

  1. Sering berkhayal atau melamun

Orang-orang yang mengalami depresi biasanya akan sering melamun atau berkhayal. Hal ini terjadi karena waktu senggang yang dimiliki mereka memang dianggap lebih banyak dibandingkan harus melakukan kegiatan berguna. Selain itu, beberapa orang dengan tingkat depresi tinggi juga akan menjadikan khayalan atau lamunan mereka seperti terjadi di dunia nyata. Kadang-kadang kondisi seperti ini tidak bisa membedakan antara kehidupan nyatan dengan khayalan yang berlebihan. Bahkan, beberapa ahli kejiwaan menganggap bahwa alam sadar dari kehidupan para orang yang mengalami depresi hanyalah sebuah halusinasi. Kondisi seperti ini juga akan membuat beberapa individu akan bertindak pada dunia halusinasi mereka.

  1. Sulit untuk berpikir atau memikirkan sesuatu

Gejala lain yang cukup mudah dilihat pada orang-orang depresi adalah sulit untuk berkomunikasi atau memikirkan sesuatu. Cara paling mudah untuk mengetahui kondisi seperti ini adalah saat anda mencoba untuk membuka topik pembicaraan pada seseorang yang memiliki tingkat depresi tertentu. Personal itu akan sulit menerima dan mengelola informasi yang sampai pada bagian saraf mereka. Bahkan, beberapa orang yang depresi hanya akan mencoba untuk diam dan mendengarkan saja. Selain itu, orang depresi yang ingin berkomunikasi juga akan menggunakan bahasa yang sulit dimengerti orang lain. Hal ini terjadi karena tingkat kemampuan berpikir mereka memang sudah terhalang oleh kehidupan halusinasi yang cukup berlebihan.

  1. Tampilan fisik yang tidak diperhatikan

Sebenarnya gejala dari orang-orang yang mengalami depresi juga bisa dilihat dari tampilan fisik. Pada umumnya banyak orang yang mungkin lebih mementikan penampilan mereka. Cara seperti ini dengan menggunakan pakaian layak hingga tampilan dari fisik secara keseluruhan. Namun, beberapa orang depresi lebih mementingkan untuk mengikuti rasa egois mereka. Penampilan fisik tidak akan menjadi masalah untuk mereka selama mendapatkan rasa nyaman yang lebih lama. Bahkan, kondisi ini mungkin bisa dilihat pada saat kebersihan dari tubuh orang itu sendiri. Padahal, kebersihan tubuh juga akan memberikan pengaruh terhadap kesehatan fisik secara menyeluruh.