7 Penyakit Paling Mematikan – Penyebab Dan Pencegahannya

Posted on


Penyakit jantung, stroke, dan kanker merupakan tiga diantara banyaknya penyakit mematikan yang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Banyak orang mengira bahwa penyakit-penyakit tersebut sudah tidak dapat diobati lagi dan hanya menunggu ajal menjemput. Tetapi faktanya tidak demikian! Diantara daftar penyakit mematikan yang telah kami rangkum di bawah ini, anda masih bisa menemukan pengobatan dan pencegahan.

Meskipun begitu, akan lebih baik jika anda untuk tidak pernah berurusan dengan penyakit-penyakit tersebut, baik itu gejala maupun tanda awalnya. Tetapi tetap saja anda harus mengetahui jenis-jenisnya, agar anda tahu faktor resiko dan mampu menghindarinya. Dan jika sudah mulai terkena, mungkin anda bisa mengurangi resikonya sedini mungkin.

Dikutip dari World Health Organization (WHO), berikut adalah 7 penyakit mematikan di seluruh dunia.

Penyakit Jantung Iskemik, atau Penyakit Jantung Koroner

Penyait jantung koroner telah masuk ke dalam daftar penyakit paling mematikan di dunia. Dikenal juga sebagai penyakit jantung iskemik, kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menjadi menyempit. Jika tidak diobati, maka akan menyebabkan nyeri dada, gagal jantung, dan aritmia.

Beberapa faktor resiko penyebab penyakit jantung koroner diantaranya:

  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Merokok
  • Riwayat keluarga yang pernah terkena penyakit jantung koroner
  • Diabetes
  • Kelebihan berat badan

Sementara beberapa langkah yang bisa anda ambil untuk mengurangi resiko penyakit jantung iskemik diantaranya:

  • Berolahraga secara teratur
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Mengkonsumsi makanan yang rendah sodium
  • Tingkatkan asupan buah-buahan dan sayuran
  • Hindari merokok
  • Hindari minuman beralkohol

Stroke

Penyakit stroke terjadi ketika arteri di otak anda terblokir atau bocor. Hal ini bisa menyebabkan sel-sel otak yang kekurangan oksigen mulai mati dalam beberapa menit kemudian. Ketika serangan stroke terjadi, anda akan merasakan mati rasa dan kebingungan, atau kesulitan dalam berjalan dan melihat. Jika tidak diobati secepatnya, stroke dapat menyebabkan kecacatan dalam jangka panjang. Seorang wanita cenderung memiliki resiko lebih besar terkena stroke.

Beberapa penyebab anda bisa terkena stroke diantaranya:

  • Tekanan darah tinggi
  • Riwayat keluarga yang pernah terkena stroke
  • Merokok, terutama jika disertai dengan penggunaan kontrasepsi oral
  • Ras Afrika-Amerika

Beberapa cara pencegahan yang dapat anda lakukan bisa berupa mengatur tekanan darah tinggi dengan obat-obatan atau operasi. Anda juga harus tetap menjaga gaya hidup sehat lengkap dengan aktivitas olahraga yang teratur sekaligus pola makan rendah sodium. Hindari juga merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol karena kedua kebiasaan ini terbukti dapat meningkatkan resiko anda terkena stroke.

Infeksi Saluran Nafas Bagian Bawah

Infeksi saluran nafas bagian bawah merupakan infeksi yang terjadi di saluran udara dan paru-paru anda. Penyebabnya bisa berupa influenza atau flu, pneumonia, bronkitis, atau tuberkulosis. Beberapa virus tertentu juga biasanya menjadi akar dibalik penyebab infeksi yang satu ini. Saat kondisi ini terjadi, anda mungkin akan merasa sesak nafas, mengi, dan perasaan ketat di dada anda. Jika tidak diobati, infeksi ini berpotensi menyebabkan gagal nafas dan kematian.

Beberapa penyebab anda terkena infeksi saluran nafas bagian bawah diantaranya:

  • Flu
  • Kualitas udara yang buruk, atau sering terpapar iritasi paru-paru
  • Merokok
  • Lemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Asma
  • HIV

Salah satu pencegahan terbaik yang dapat anda ambil untuk melawan infeksi saluran nafas bagian bawah ini adalah dengan mendapatkan suntikan flu setiap tahunnya. Orang-orang yang memiliki resiko tinggi terkena pneumonia juga harus selalu mendapatkan vaksin. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih demi menghindari penularan bakteri, terutama sebelum menyentuh wajah dan makanan.

Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan penyakit paru progresif jangka panjang yang membuat anda sulit bernafas. Bronkitis kronis dan emfisema termasuk ke dalam tipe PPOK. Di tahun 2004 saja, sekitar 64 juta orang di seluruh dunia menderita penyakit yang satu ini.

Beberapa faktor resiko anda terkena PPOK diantaranya:

  • Merokok dan perokok pasif
  • Iritasi paru-paru seperti asap kimia
  • Riwayat keluarga
  • Riwayat infeksi pernafasan ketika masih kecil

Sayangnya, belum ditemukan obat untuk PPOK, tetapi perkembangannya masih bisa diperlambat dengan obat-obatan. Cara terbaik untuk mencegah anda terkena PPOK adalah dengan berhenti merokok dan menghindari asap rokok di sekitar anda.

Kanker Trakea, Bronkus, dan Paru-paru

Beberapa jenis kanker saluran pernafasan seperti kanker trakea, kanker laring, kanker bronkus, dan kanker paru-paru sebagian besar disebabkan oleh merokok, menjadi perokok pasif, dan racun lingkungan hasil limbah pabrik. Tetapi polusi rumah tangga pun masih berkontribusi terhadap penyakit mematikan yang satu ini.

Sebuah penelitian di tahun 2015 melaporkan bahwa kanker saluran pernafasan menyumbang sekitar 4 juta kematian setiap tahunnya. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, para peneliti memproyeksikan peningkatan sekitar 81 hingga 100 persen pada kanker saluran pernafasan karena polusi udara dan asap rokok.

Kanker trakea, bronkus, dan paru-paru dapat menghinggapi siapa saja, tetapi resiko yang paling tinggi adalah kepada mereka yang hobi merokok. Faktor resiko lainnya adalah riwayat keluarga dan faktor lingkungan seperti asap diesel. Satu-satunya pencegahan yang bisa anda lakukan saat ini adalah berhenti merokok dan menghindari asap rokok.

Diabetes Melitus

Diabetes merupakan sekelompok penyakit yang mempengaruhi produksi insulin dan penggunaannya. Dalam diabetes tipe-1, pankreas anda tidak akan mampu memproduksi insulin, dan penyebabnya masih belum diketahui. Sementara untuk diabetes tipe-2, pankreas anda tidak memproduksi insulin yang cukup, atau insulin tersebut tidak mampu digunakan dengan benar.

Beberapa faktor resiko anda terkena diabetes tipe-2 diantaranya:

  • Kelebihan berat badan
  • Tekanan darah tinggi
  • Faktor usia
  • Malas berolahraga secara teratur
  • Pola makan yang buruk

Meskipun diabetes tidak selalu dapat dicegah, namun anda masih bisa mengatur tingkat keparahan dari gejalanya dengan cara berolahraga secara teratur dan mendapatkan nutrisi yang baik. Tambahkan lebih banyak serat ke dalam pola makan anda juga bisa membantu mengatur kadar gula dalam darah anda.

Alzheimer dan Penyakit Dementia Lainnya

Anda mungkin berpikir bahwa penyakit Alzheimer atau dementia hanyalah sebuah penyakit yang membuat seseorang kehilangan ingatan. Tetapi gejala dan efeknya tidak berhenti sampai di sana. Penyakit Alzheimer sendiri merupakan penyakit progresif yang menghancurkan memori dan mengganggu fungsi mental yang normal. Artinya beberapa kemampuan anda termasuk pemikiran, penalaran, dan perilaku khas akan berhenti berfungsi.

Adapun beberapa faktor resiko anda terkena penyakit Alzheimer adalah:

  • Berusia lebih dari 65 tahun
  • Riwayat keluarga dengan penyakit Alzheimer
  • Faktor genetik
  • Memiliki gangguan kognitif ringan
  • Down Syndrome
  • Gaya hidup yang tidak sehat
  • Seorang wanita cenderung memiliki resiko lebih besar
  • Pernah mengalami trauma kepala sebelumnya
  • Penyendiri dan menjadi antisosial

Satu hal yang bisa anda lakukan untuk membantu mengurangi resiko anda terkena penyakit mengerikan ini adalah dengan menjalani pola makan yang sehat. Pola makan yang tinggi akan buah-buahan dan sayuran, serta kurangi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh dari daging dan produk susu, dan tingkatkan asupan lemak sehat dari kacang-kacang, minyak zaitun, dan ikan bisa membantu anda mengurangi resiko terkena penyakit Azheimer, sekaligus membantu menjaga otak anda terkena penyakit tersebut.