Manfaat Daun Sirsak Untuk Diabetes

Posted on


Saat ini, manfaat daun sirsak untuk diabetes melitus telah populer di masyarakat. Kepopuleran tersebut dikarenakan oleh banyaknya masyarakat yang menderita penyakit diabetes. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2010), di Indonesia kasus DM berada di urutan ke-4 setelah Negara India, cina, dan Amerika dengan jumlah penderita sebanyak 8,4 juta jiwa dan diperkirakan akan terus meningkat sampai 21,3 juta orang pada tahun 2030. Secara umum, hampir 80 % prevalensi diabetes mellitus adalah diabetes mellitus tipe 2. Diabetes mellitus tipe 2 sering menyerang orang diatas umur  50 tahun dan  penderita obesitas. Mengingat bahwa pola hidup saat ini cenderung tidak sehat dan sering menyebabkan obesitas maka angka penderita diabetes mellitus tipe 2 pun meningkat.

Manfaat daun sirsak untuk diabetes mellitus merupakan pengobatan alternatif yang secara empiris telah terbutkti khasiatnya untuk menangani penyakit diabetes mellitus. Sebenarnya penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang bisa diturunkan secara genetik. Berdasarkan Standards of medical care in Diabetes Mellitus (2013), diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan medis secara bertahap, akibat kurangnya produksi insulin yang disebabkan disfungsi pancreas (pankreas tidak mampu memproduksi insulin) atau pankreas masih mampu memproduksi insulin, namun tidak aktif. Hal ini ditunjukkan pada kondisi dimanatingginya kadar glukosa dalam darah (hyperglycaemia) yang mengakibatkan peningkatan kerusakan mikrovaskular (Retinopati, nefropati, neuropati). Hal ini bisa menjadi penyebab turunnya harapan hidup pasien dan dapat mengurangi kualitas hidup pasien.

Kandungan dalam manfaat daun sirsak untuk diabetes

Daun sirsak dipercaya dapat digunakan sebagai obat diabetes melitus. Kandungan daun sirsak antara lain acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, muricapentoci, flavonoid, alkaloid, asam lemak, fitosterol, mirisil alkohol dan anonol. Penelitian yang dilakukan oleh Arizona (2010) tentang efektifitas air rebusan daun sirsak terhadap penurunan kadar gula darah pada mencit menyimpulkan bahwa konsumsi air rebusan daun sirsak dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah pada mencit. Senyawa bioaktif yang terdapat dalam daun sirsak yaitu flavonoid, memiliki sifat antihiperglikemia, yaitu menurunkan konsentrasi glukosa darah, meningkatkan konsentrasi serum insulin, meningkatkan perbaikan atau proliferasi sel β pancreas, serta meningkatkan efek hormon insulin dan adrenalin.

Dosis pada manfaat daun sirsak untuk diabetes mellitus

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ari, dkk dari Universitas Riau (2013) memberikan informasi bahwa hasil riset yang telah dilakukan pada 30 orang responden dapat memberikan penurunan rata-rata kadar gula darah pada kelompok eksperimen dari 277.07 mg/dl menjadi 236.6 mg/dl. Pada penelitian ini menyimpulkan bahwa mengkonsumsi air rebusan daun sirsak sebanyak 200 ml selama tiga hari berturut- turut 1x sehari pada sore hari dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 40.467 mg/dl pada penderita diabetes melitus tipe II. Keberhasilan penurunan kadar gula dalam darah juga dipengaruhi oleh kepatuhan terhadap jadwal/ dosis yang diberikan.
Konsumsi obat antidiabetes memiliki banyak kekurangan, salah satunya adalah memerlukan biaya yang mahal dan menimbulkan efek samping. Sedangan pengobatan tradisional tidak memerlukan banyak biaya (mahal) dan memiliki efek samping rendah. Pemanfaatan bahan alam untuk alternatif pengobatan penyakit diabetes mellitus memang sudah banyak dilakukan. Namun
manfaat daun sirsak untuk diabetes mellitus ini memberikan efektivitas yang cukup signifikan untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Jadi tidak ada salahnya untuk memanfaatkan bahan alam untuk kesehatan tubuh.