Badan Gemuk Memiliki Kelebihan Bagi Kesehatan

Posted on


Kamu pasti sering banget melihat iklan produk-produk pelangsing badan. Tanpa kalian sadari lingkungan sosial menjadikan langsing dan kurus sebagai tolok ukur ideal ganteng atau cantik. Banyak mereka yang punya badan gemuk mati-matian melangsingkan badannya, duh!. Banyak sekali, program-program pelangsingan badan itu bisa bikin kalian tersiksa.

Nah, daripada kalian pusing atau stres dalam upaya melangsingkan badan tapi tetap tidak kunjung sukses juga, mending kalian baca deh, keuntungan punya tubuh ‘subur’. Sebagaimana dikutip dari laman The Telegraph, berikut ini lima keuntungan mempunyai tubuh gemuk:

 

1. Mereduksi risiko radang sendi

Sebuah penemuan yang dipublikasikan dalam jurnal yang berjudul Rheumatology menyebutkan bahwa semakin tinggi Body Mass Index (BMI) yang kalian miliki, sanggup menurunkan risiko radang sendiri. Namun akan tetapi, ini hanya berlaku bagi kaum laki-laki saja. Sementara itu, kaum perempuan memiliki kemungkinan mengalami sendi yang kaku serta kegemukan yang tidak bisa ‘diperbaiki’.

“Untuk pengetahuan kita, ini merupakan studi kasus-kontrol pertama untuk menyelidiki persoalan terkait pada kaum laki-laki,” ucap Carl Turesson, penulis utama studi serta profesor Kedokteran di Lund University di Swedia. Turesson mensurvei sebanyak 383 pasien, danmenemukan bahwa sebanyak 63% pria yang gemuk serta obesitas mempunyai kemungkinan lebih kecil mengalami gangguan muskuloskeletal. Yaitu sistem kompleks yang melibatkan otot-otot serta kerangka tubuh, dan juga termasuk sendi, ligamen, tendon, serta saraf.

Turesson percaya bahwa kelebihan lemak visceral di perut merupakan pemicu kondisi tersebut. Di samping itu juga mesikipun ada kepercayaan bahwa penambahan massa berat badan meningkat tekanan pada sendi, pertambahan berat badan sangatlah bisa mencegah radang sendi.

Sehingga, kalo lutut dan buku-buku jarimu mulai terasa sakit dan nyeri, makanlah yang sehat serta yang banyak. Biar tidak mempunyai risiko lebih besar mengalami radang sendi.

 

2. Meminimalisasi kemungkinan pikun

Pada tahun-tahun sebelumnya, kelebihan memiliki berat badan diyakini memicu demensia dan kepikunan. Tetapi pada April 2015 yang lalu, ditemukan fakta sebaliknya. Suatu penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet Diabetes & Endocrinology, menunjukkan hal tersebut. Kendati memakai skala yang tak sama para peneliti meyakini validitas penelitian mereka.

“Hasil (penelitian) kita harus membuka jalan baru untuk penelitian terkait faktor pelindung dari demensia. Penelitian-penelitian ini bisa digunakan untuk memberikan pemahaman kepada mekanisme serta mengembangkan pengobatan baru untuk demensia. Tidak hanya itu, dokter, ilmuwan kesehatan masyarakat, dan pembuat kebijakan mungkin butuh memikirkan kembali bagaimana caranya mengidentifikasi siapa saja sih yang mempunyai risiko tinggi mengalami demensia,” terang ceo penelitian Nawab Qizilbash.

 

3. Imunitas yang bagus

Sekelompok pakar sitologi Chicagoan percaya bahwa lapisan dalam dari lemak di sekitar organ tubuh orang gemuk bisa berinteraksi dengan sistem imunitasmu dalam level sel. Pada dasarnya, dalam keterlibatannya kepada sistem imun, lemak bermanfaat menenangkan mekanisme pertahanan biologis tubuh dan mencegah collateral damage (seperti kematian yang tidak dikehendaki, cedera, serta kerusakan tubuh lainnya).

Selain itu, suatu studi berjudul Cellular Basis of Tissue Regeneration by Omentum menyebutkan bahwa sel induk ditemukan dalam lemak perut bisa membenahi jaringan sangat cepat. Itu berpengaruh apabila kalian sakit bisa segera pulih. Maka tidak heran, orang gemuk selalu terlihat segar bugar atau jarang sakit, bukan?

 

4. Peningkatan umur panjang dan proses penyembuhan yang lebih cepat

Percaya atau tidak percaya, kalo kamu terserang kuman atau infeksi, nyatanya lemak tubuhmu bisa segera menyelamatkan kamu, lho.
“Ketika kalian sakit, tubuh kamu mungkin memerlukan lebih banyak energi lagi untuk benar-benar menyembuhkan diri. Untuk batas tertentu, lemak ekstra bisa memberbagi dorongan jadi kalian bisa segera sembuh,” kata seorang dokter anak Brian Kit.

Kit mencatatkan bahwa jaringan lemak, sebagaimana pelepasan hormon, bisa membenahi mekanisme pertahanan tubuh dengan menyediakan cadangan energi vital serta penyuplai anti-inflamasi. Alhasil, meskipun kalian gemuk menjadi lebih rentan kepada masalah kesehatan serius, tapi kemungkinan kalian justru mempunyai kemungkinan kecil terkena risiko kematian bila dibandingkan dengan mereka yang kurus atau punya BMI di bawah rata-rata.

Contohnya penyakit jantung, adalah penyakit yang empat kali lebih sering terjadi pada orang-orang yang punya BMI ‘sehat’ dibandingkan dengan kalian yang kelebihan berat badan.

 

5. Bikin kamu lebih prima di ranjang

Baiklah, ini khusus bagi kalian yang telah menikah. Fakta menunjukkan bahwa kegemukan dapat memberikan kalian ekstra time, rata-rata 7,3 menit lebih lama dalam melakukn hubungan badan dengan pasangan kalian. Proporsi ini lebih besar ketimbang dengan mereka yang mempunyai BMI ‘sehat’ atau yang di bawah standar ideal.

 

Itulah Badan Gemuk Memiliki Kelebihan Bagi Kesehatan dan Bagaimana tergoda ingin menjadi gemuk? Eitss, pastikan kalau kalian selalu bergaya hidup yang sehat, ya! Olahraga yang teratur, asupan makanan yang sehat, dan istirahat yang cukup ya. 🙂