6 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Mentah

Posted on


Kita semua sudah tahu bahwa mengkonsumsi daging mentah dapat menempatkan anda pada resiko terkena penyakit salmonella dan penyakit bawaan makanan lainnya. Namun, hal tersebut bisa sah-sah saja ketika anda mengkonsumsi sayuran mentah dan malah dianggap lebih menyehatkan. Ternyata, tidak semua sayuran atau makanan dapat dimakan secara mentah karena bisa menyebabkan beberapa kondisi yang tidak diinginkan.

Beberapa makanan mentah mengandung racun alami atau gula yang sulit untuk dicerna sehingga dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan gejala mengganggu lainnya. Terdapat juga makanan mentah yang menjadi tempat bersarangnya bakteri jahat dan berbahaya. Disini, para ahli mengungkapkan 6 makanan yang tidak boleh anda konsumsi secara mentah-mentah.

Kentang

Kentang pada dasarnya memang tidak selalu dikonsumsi secara mentah, namun sayangnya terdapat makanan yang menyajikan kentang mentah di dalamnya. Menurut Ashvini Mashru, MA, RD, LDN, seorang pemilik dari Wellness Nutrition Concepts di Malvern, Pennsylvania, menjelaskan bahwa mengkonsumsi kentang mentah dapat mengakibatkan masalah pencernaan, gas, dan kembung.

Selain itu, hindari mengkonsumsi kentang yang berkulit hijau karena mengandung konsentrasi tinggi dari solanin, yaitu racun yang berbahaya untuk tubuh anda dimana dalam dosis kecil saja dapat mengakibatkan sakit kepala dan mual.

Kecambah (Toge)

Kecambah atau toge merupakan salah satu sayuran lezat yang seringkali disajikan dengan semangkok bakso. Namun, hati-hati untuk tidak memakannya mentah-mentah karena merupakan tempat favorit dari bakteri berbahaya seperti salmonella, E. coli, dan listeria. Selain itu, tidak direkomendasikan bagi anak-anak, wanita hamil, orang tua, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah untuk mengkonsumsinya.

Kacang Merah

Kacang merah merupakan salah satu makanan sehat, murah, serta dapat membantu mereka yang sedang menjalani diet. Namun pastikan untuk memasaknya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Menurut Jennifer Christman, RDN, LDN, seorang ahli gizi di Medifast mengatakan bahwa mengkonsumsi kacang merah secara mentah dapat menyebabkan mual-mual parah, muntah-muntah, serta diare karena terdapat kandungan lektin alami yang disebut phytohaemagglutinin.

Lektin tersebut juga bisa ditemukan pada tanaman lain. Namun, menurut U.S. Food and Drug Adiministration menyimpulkan bahwa kandungan tertinggi dari zat berbahaya tersebut dipegang oleh kacang merah.

Madu

Madu mentah sudah bisa ditemukan dengan mudah di Indonesia, dan bahkan banyak dijual di pasaran. Madu mentah memiliki banyak manfaat seperti untuk kecantikan atau pemanis alami sebagai pengganti gula. Namun, jangan pernah memberikan madu mentah kepada anak-anak.

Madu mentah yang belum melalui proses pemanasan makanan (pasteurisasi) bisa mengandung grayanotoxin, yaitu neurotoxin yang ditemukan dalam nektar rhododendron. Meskipun biasanya tidak mematikan terhadap manusia, gejala dari keracunan grayanotoxin bisa sangat mengganggu dimulai dari pusing, hipotensi, hingga vagal block.

Susu

Susu mentah sudah terkenal di masyarakat Indonesia sebagai pencegah penyakit tertentu. Namun sayangnya, susu yang belum dipasteurisasi diperkirakan mengandung bakteri berbahaya seperti salmonella, E. coli, dan listeria.

Sayuran Jenis Cruciferous

Sayuran-sayuran cruciferous seperti kembang kol, kale, brokoli, atau kubis bisa sangat berbahaya untuk beberapa orang karena mengandung gula yang sulit untuk dicerna. Dengan memasak sayuran cruciferous terlebih dahulu sebelum dimakan membuat kandungan gula tersebut bisa lebih dicerna sehingga tidak akan memberikan efek negatif terhadap tubuh anda.

Tunggu aja.