5 Tanda Mengerikan Dari Nyeri Sendi

Posted on


Kegiatan-kegiatan yang melakukan aktivitas berulang seperti memukul bola tenis, menulis di atas kertas, atau mengetik komputer bisa menjadi salah satu penyebab dari rasa pegal pada sendi anda. Biasanya, rasa pegal yang terjadi pada salah satu bagian tubuh anda tersebut tidak akan berakibat fatal dan akan sembuh setelah melakukan istirahat yang cukup.

Namun, bagaimana jika rasa pegal tersebut datang secara tiba-tiba dan muncul gejala lain yang sulit untuk dilihat penyebabnya secara pasti?

Pada kasus tertentu, nyeri sendi yang terjadi pada tubuh anda bisa merupakan salah satu sinyal, dimana terdapat situasi yang sangat serius yang terjadi pada tubuh anda. Terdapat beberapa penyakit yang berhubungan dengan kondisi tersebut, dan berikut adalah daftarnya.

Septic Arthritis

Akan sangat fatal jika anda tidak segera membersihkan luka akibat tertusuk sesuatu. Menurut Orrin Troum, MD, seorang ahli rheumatologi di Providence Saint John’s Health Center di Santa Monica, California, mengatakan bahwa sendi terdekat dari luka tusukan tersebut bisa terinfeksi oleh bakteri tertentu seperti Staphylococcus aureus atau Streptococcus, sehingga anda akan mengalami pembengkakan intens dan rasa nyeri di area tersebut, serta demam yang diikuti oleh rasa menggigil.

Lutut merupakan sendi yang paling sering terkena kondisi tersebut. Namun beberapa area lainnya seperti pinggul, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan juga tak lepas dari ancaman.

Encok

Luga Podesta, MD, seorang direktur kedokteran olahraga di St. Charles Orthopedics di New York mengatakan bahwa menkonsumsi terlalu banyak protein dapat merusak sendi karena tubuh anda akan memproduksi banyak asam urat dan tidak bisa mengeluarkannya dari tubuh anda.

Hal ini menyebabkan reaksi peradangan intens yang disebut encok dan merupakan salah satu tipe paling menyakitkan dari arthritis. Gejala dari encok bisa dimulai dari rasa panas, pembengkakan, dan kemerahan. Rasa nyeri biasanya pertama kali muncul di jempol kaki anda yang kemudian menyebar ke seluruh sendi-sendi di tubuh anda.

Terlalu banyak asupan protein bukan satu-satunya faktor yang mengakibatkan encok. Mengkonsumsi terlalu banyak alkohol, minuman manis atau dehidrasi juga bisa menjadi penyebab anda terkena encok.

Penyakit Lyme

Terdapat sekitar 30 ribu orang terkena gigitan kutu dan akhirnya memiliki penyakit Lyme setiap tahunnya. Podesta menjelaskanbahwa kutu-kutu akan mengigit kulit dan menghisap darah anda, dimana kepala dari kutu tersebut memiliki infeksi yang dapat masuk ke dalam aliran darah anda. Gejala awal dari penyakit Lyme diantaranya adalah kelelahan, demam dan sakit kepala.

Jika anda tidak dapat mendeteksi penyakit Lyme atau tidak segera melakukan pengobatan, maka bakteri dari penyakit tersebut akan menyerang sendi-sendi, terutama lutut anda. Selanjutnya, anda akan mengalami rasa kaku di bagian leher serta rasa sakit di kaki dan tangan anda. Seiring berjalannya waktu, hati dan sistem saraf anda juga akan terinfeksi.

Lupus

Penyakit ini termasuk ke dalam gangguan autoimun yang dapat merusak semua sendi-sendi anda jika tidak segera diobati. Seseorang yang menderita penyakit Lupus akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif sehingga akan secara keliru menyerang sendi-sendi, kulit, darah, ginjal, dan organ-organ lainnya. Tanda-tanda penyakit lupus diantaranya kerontokan rambut, sulit bernafas, masalah memori, luka mulut, dan mata serta mulut yang kering.

Radang Sendi

Sama seperti lupus, radang sendi merupakan gangguan autoimun. Namun, lebih sering menyerang kaum wanita. Diperkirakan terdapat 1,3 juta orang mengalami kondisi ini dengan 75% diantaranya adalah wanita. Gejala paling umum dari radang sendi diantaranya adalah sendi bengkak serta rasa kaku di pagi hari. Anda juga bisa mengalami kelelahan, demam serta turunnya berat badan.