4 Solusi Efektif Untuk Masalah Bau Badan Anda

Posted on

Bau badan ternyata tidak datang hanya dari ketiak saja, melainkan bisa datang dari berbagai area tubuh yang berminyak dan memiliki kelenjar keringat termasuk kulit kepala, alat kelamin, kaki, dan bahkan puting.

Pada dasarnya, keringat yang dikeluarkan oleh tubuh sebenarnya sama sekali tidak berbau. Menurut Joshua Zeichner, MD, seorang direktur comestic and clinical research dari Department of Dermatology di Mount Sinai Hospital di New York menjelaskan bahwa bau yang tidak sedap diyakini terjadi ketika bakteri yang ditemukan di kulit mulai memecah keringat.

Aktivitas sehari-hari seperti mandi, mengganti pakaian secara berkala, serta menggunakan deodoran bisa menjadi jawaban atas permasalah tersebut, namun tidak bagi beberapa orang yang memiliki masalah seperti keringat berlebih (hyperhidrosis) atau memiliki penyakit tertentu (seperti diabetes). Jika anda tengah dirundung masalah tersebut, jangan putus asa sebelum melakukan beberapa tips jitu di bawah ini.

Merubah Pola Makan

Anda mungkin sudah tahu bahwa makanan-makanan atau rempah-rempah dengan aroma yang kuat seperti bawang merah, bawang putih, jengkol, petai, atau kari bisa membuat nafas anda menjadi bau. Tapi ternyata tidak cukup sampai disitu, bau-bau tersebut juga bisa keluar melalui pori-pori anda selama berjam-jam setelah anda makan.

Namun jika anda sudah menjaga pola makan dan masih memiliki bau badan yang tidak sedap, Zeichner menyarankan untuk meneteskan beberapa tetesan minyak peppermint di atas lidah anda. Hal ini sudah terbukti membantu beberapa pasiennya dimana komponen dari minyak diekskresikan melalui kelenjar minyak sehingga dapat memperbaiki bau yang tidak sedap.

Kurangi Tingkat Stres Anda

Ketika anda berolahraga atau mengalami kepanasan, maka kelenjar ekrin anda akan menghasilkan zat berair (keringat) yang berguna untuk mengatur suhu tubuh. Namun, stres malah akan memicu kelenjar lainnya yang disebut sebagai kelenjar apokrin, dimana sering ditemukan di area ketiak atau pangkal paha yang mengeluarkan cairan seperti susu.

Menurut para ahli di Mayo Clinic, cairan tersebut terdiri dari air dan lipid yang dapat mengundang bakteri penyebab bau badan. Melakukan meditasi, yoga, dan aktivitas-aktivitas yang dapat merileksasikan anda bisa membantu mengatasi masalah tersebut.

Memakai Kain yang Tepat

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di Applied and Environmental Microbiology serta di jurnal lainnya mengatakan bahwa kain yang berasal dari bahan alami seperti katun, sutra, dan wol memiliki lebih banyak hawa daripada kebanyakan kain yang dibuat oleh buatan manusia seperti serat rayon atau spandek.

Cukur Ketiak Anda

Bakteri bisa berkembang dalam area yang hangat, lingkungan yang lembab, serta di dalam bulu ketiak anda. Bulu ketiak bersama dengan kotoran dan minyak akan terkumpul disana, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Periksalah secara berkala pertumbuhan bulu ketiak anda dan jangan lupa untuk selalu mencukurnya agar terbebas dari bau badan.