4 Kebiasaan yang bisa membahayakan kesehatan

Posted on

Sepertinya kebiasaan merokok telah menyebabkan efek yang paling mengerikan, namun kebiasaan ini juga merusak tubuh Anda lebih banyak.

Tembakau adalah salah satu penyebab utama kanker di seluruh dunia. Tidak hanya itu, perokok juga memiliki banyak konsekuensi lainnya, seperti tekanan darah tinggi, penuaan cepat, kardiovaskular lemah.

Ada pendapat bahwa dunia akan menjadi lebih baik tanpa rokok. Ya, tapi tidak cukup! Masyarakat saat ini telah menyebabkan kita membentuk banyak kebiasaan buruk, yang jika dihitung cukup bahaya lebih dari merokok.

1. Menyendiri dan merasa kesepian

Jejaring sosial juga merupakan saat ketika orang terpisah dari kehidupan nyata, dan kesepian juga tumbuh semakin kuat. Menurut Vivek Murthy, mantan ahli bedah, kesepian kini telah menjadi epidemi di seluruh dunia.

Dalam sebuah penelitian, Julianne Holt-Lunstad, seorang profesor psikologi di Universitas Brigham Young, telah menemukan bahwa kesepian memperpanjang umur seseorang, dengan efek setara dengan merokok 15 batang sehari.

Jadi, perhatikan hubungan Anda yang sesungguhnya. Anda membutuhkan lebih banyak komunikasi, lebih banyak hubungan. Kecuali jika terlalu sulit, usahakan mencari lebih banyak teman, jangan pulang ke jejaring sosial jangan sampai mengurangi perasaan.

2. Terlalu banyak duduk

Duduk juga menjadi epidemi. Tidak termasuk pekerja kantoran, mayoritas dunia sekarang sangat malas, dan memiliki kebiasaan duduk terlalu banyak.

Dan menurut sebuah studi oleh studi Oxford University pada tahun 2014 terhadap lebih dari 4 juta orang, mereka yang duduk lebih tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker daripada orang. Secara khusus, setiap 2 jam duduk satu tempat akan meningkatkan risiko kanker usus besar, endometrium, paru-paru seseorang, terlepas dari apakah ada olahraga nanti atau tidak.

Cara untuk membatasi bahaya di sini sebenarnya sangat sederhana. Setiap 1h, Anda bangun ke toilet, pergi minum air, atau berkeliling kantor sudah cukup.

3. Kurang Tidur

Kurangnya tidur akan menyebabkan banyak konsekuensi buruk bagi kesehatan.

Ada orang yang menderita insomnia, namun banyak orang tertidur hanya karena mereka memiliki kebiasaan tidur larut malam. Menurut statistik, di AS saja 50 sampai 70 juta orang kurang tidur.

Kurangnya tidur akan menyebabkan banyak konsekuensi buruk bagi kesehatan. Menurut Profesor Valery Gafarov dari WHO, bahaya tidak cukup tidur adalah risiko stroke, penyakit jantung, dengan tingkat yang sama seperti perokok rokok lama.

4. Makan tidak sehat

Masyarakat hidup dengan cepat, orang juga menemukan makanan cepat saji (fast food) atau lebih banyak makanan olahan. Keuntungan mereka adalah rasa dan rasa yang enak, tapi di dalamnya ada banyak manfaat non-kesehatan – termasuk gula, garam, lemak jenuh … dalam jumlah banyak.

Menurut sebuah studi berskala besar yang dilakukan pada tahun 2016 dari Global Panel, angka kematian akibat gangguan makan bahkan lebih besar daripada alkohol, narkoba dan seks yang tidak aman. Dan banyak penilaian juga menunjukkan bahwa kerugian ini jika tidak lebih besar setara dengan merokok biasa.

Tunggu aja.